Washington DC - Federal Beureu Investigation (FBI) meminta perusahaan teknologi Google untuk membuka akses ke android. Bahkan, FBI juga mengeluarkan surat perintah penggeledahan memerintahkan Google untuk tidak mengunci layar ponsel Android. Permintaan itu diajukan agar FBI bisa menyelidiki ponsel berbasisi Android dari pelaku.
Aktivis sekaligus peneliti internet Christopher Soghoian mengatakan, aplikasi terlampir untuk surat perintah penggeledahan meminta Google untuk memberikan penegakan hukum dengan cara apapun dan semua akses Andrid, termasuk login dan informasi password.
"FBI bahkan meminta reset password dan kode default (PUK) untuk mendapatkan isi lengkap dari memori ponsel yang disita," kata Christopher. Ia mengingatkan jika sebuah smartphone yang dibuka akan terus menerima pesan teks dan email baru karena ditransmisikan setelah perangkat pertama disita.
Hal itu akan membuat pengguna Google "ditelanjangi" karena semua isi pesan yang disimpannya telah diketahui. Namun, ia belum tahu apakah Google telah memberikan akses ke FBI atau tidak.
Sudah beberapa kali pejabat dari pemerintah Amerika Serikat meminta data pengguna Google. Laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Mountain View menegaskan bahwa jumlah permintaan pemerintah AS untuk data pengguna Google telah meningkat hingga 29 persen selama 6 bulan terakhir. Permintaan itu juga diminta pengadilan rahasia di Washington DC, AS, untuk melawan mata-mata dicurigai menjadi ancaman terhadap keamanan nasional. (TGDaily/ARI)
Aktivis sekaligus peneliti internet Christopher Soghoian mengatakan, aplikasi terlampir untuk surat perintah penggeledahan meminta Google untuk memberikan penegakan hukum dengan cara apapun dan semua akses Andrid, termasuk login dan informasi password.
"FBI bahkan meminta reset password dan kode default (PUK) untuk mendapatkan isi lengkap dari memori ponsel yang disita," kata Christopher. Ia mengingatkan jika sebuah smartphone yang dibuka akan terus menerima pesan teks dan email baru karena ditransmisikan setelah perangkat pertama disita.
Hal itu akan membuat pengguna Google "ditelanjangi" karena semua isi pesan yang disimpannya telah diketahui. Namun, ia belum tahu apakah Google telah memberikan akses ke FBI atau tidak.
Sudah beberapa kali pejabat dari pemerintah Amerika Serikat meminta data pengguna Google. Laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Mountain View menegaskan bahwa jumlah permintaan pemerintah AS untuk data pengguna Google telah meningkat hingga 29 persen selama 6 bulan terakhir. Permintaan itu juga diminta pengadilan rahasia di Washington DC, AS, untuk melawan mata-mata dicurigai menjadi ancaman terhadap keamanan nasional. (TGDaily/ARI)


















